Sejarah Negara Arab Saudi

Arab Saudi adalah salah negara kaya di dunia, negara ini termasuk dalam negara yang menggunakan sistem kerajaan. Salah satu penghasil terbesar dari negara ini adalah minyak bumi, dengan kekayaan minyak bumi yang berlimpah dari hasil tersebut para pemimpin yang ada di negara tersebut membangun negaranya yang kaya itu menjadi modern.

Dengan populasi penduduk yang begitu banyak negara ini boleh di bilang memiliki sistem negara yang baik sebab semua penduduk atau rakyatnya taat dengan hukum dan selalu menjaga negaranya dengan baik dan pengaruh kebudayaan dari luar juga tidak mudah bisa mempengaruhi kehidupan mereka yang sudah baik ini.

Negara Yang Modern

Sejarah Arab Saudi adalah konstan selama periode waktu yang panjang dan penuh gejolak. Selama berabad-abad, para penguasa telah berjuang untuk mempertahankan cara hidup dan kebiasaan tradisional Arab Saudi sambil menciptakan negara yang modern dan mandiri.

Negara Arab Saudi memiliki populasi besar. Saat ini, negara ini memiliki sekitar lima belas juta penduduk. Kota-kota utama negara itu adalah di Riyadh, Jeddah, Madinah, dan Dammam.

Riyadh adalah ibu kota Arab Saudi. Di ibu kota ini, ada dua belas masjid yang diakui sebagai pusat keagamaan. Masjid-masjid ini adalah Masjid Haram, Masjid As Sahaba, Musallaf al Ihsan, Masjid al Ishaq, Darul Salam, Masjid Al Adab, Darul Quran, dan Darul al Quran.

Aspek Kahidupan

Islam adalah agama negara Arab Saudi. Agama dipraktikkan secara luas di setiap aspek kehidupan di negara ini. Setiap orang harus memiliki foto yang diambil dengan raja, atau presiden. Pegawai negeri diizinkan untuk merayakan hari besar keagamaan dengan caranya sendiri, tetapi beberapa dari mereka bekerja untuk memenuhi jadwal harian resmi.

Jeddah adalah kota terbesar kedua di Arab Saudi. Jeddah adalah rumah bagi banyak tempat wisata, tetapi juga merupakan Mekah, yang terkenal dengan hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburannya.

Dammam adalah kota terbesar ketiga di Arab Saudi. Kota ini terkenal dengan pusat-pusat perbelanjaan, pasar-pasarnya, dan masjid-masjidnya yang indah. Kuil indah tersebar di seluruh kota.

Arab Saudi memiliki dua puluh dua kota suci yang dikenal. Ini adalah; Mekah, Madinah, Aqaba, Khobar, Karbala, dan Um Makkah.

Pertengahan Abad

Peradaban Islam awal pada pertengahan abad ketujuh Masehi mempengaruhi Arab Saudi dan mempengaruhinya untuk mulai menulis dan sistem pendidikan umum. Kalender Islam di era kemudian sangat populer dan memperkenalkan Islam kepada orang-orang Kristen. Namun, tidak ada Islam di negara itu sebelum berdirinya negara Saudi.

Para pangeran Muslim memerintah negara itu pada abad pertengahan. Mereka dikenal sebagai raja, amir, dan kain. Namun, ketika mereka menjadi terlalu tua dan tidak bisa lagi memerintah negara, mereka digulingkan oleh pangeran Saudi kesebelas yang terakhir, Ibn Saud.

Pemerintahan

Dia adalah yang terakhir dari sultan kelima puluh, dan dia memerintah sampai sultan kelima belas terakhir, Faisal. Ia digantikan oleh sultan ketigabelas, Abdulaziz. Dia terus memerintah sampai sultan kedelapan belas, yang juga dikenal sebagai Pahlavi.

Dia digantikan oleh sultan kedelapan belas, Faisal, yang juga dikenal sebagai Pahlavi. Dia terus memerintah sampai sultan kedua puluh, yang juga dikenal sebagai Ali Pahlavi. Pemerintahan sultan yang ketiga belas ini berlangsung hingga sultan yang kedua puluh satu, yang dikenal sebagai Inggris.

Peristiwa dan tanggal ini dapat ditemukan dalam terjemahan online dari sejarah resmi Arab Saudi. Terjemahan ini akan membantu Anda memahami peristiwa dan orang-orang Arab Saudi dan cara hidup mereka.